Rabu, 15 Mei 2013

Snowflakes!


“I can feel it in my belly.” – North, Rise of Guardians


Sayang banget kalau di negara semacam Indonesia ini (baca: negara tropis) nggak ada yang namanya ‘salju’. Semacam kekurangan juga kelebihan, sih sebenernya.

Kalau dipikir-pikir untungnya, ya.. Bisa mandi sinar matahari setiap hari. Bisa keluar keringet dalam arti mengurangi kalori dalam tubuh. Bisa juga bikin coklat kulit, yang katanya orang bule itu semakin tanned kita, maka kita akan semakin seksi. Okesip.
Tapi kalau dipikirin ruginya, sih. Kita nggak bisa ngerasain apa itu musim gugur, apa itu spring, juga apa itu musim dingin. Yang kita tahu cuma satu: musim panas. Biasanya, ketika kita sebagai turis dateng ke sebuah negara dimana saat itu sedang musim salju, pasti kita dengan semangat yang tinggi bakal nyoba buat bikin nasi kepal ala salju (baca: bola salju). Sesaat kemudian, kita barusan nyadar kalau salju itu dingin sedingin-dinginnya.

Di negara-negara yang bersalju seperti ini, suhunya bisa mencapai 0 derajat, bahkan sampai minus sekian derajat. Ngeri.

Untuk sekarang, yang namanya snowflakes itu, secara pribadi cuma bisa aku nikmati di.. internet. Iya internet. Sampe sekarang nyadar banget kalau snowflakes itu cantik.

Ditambah dengan kenyataan aku nonton the Rise of Guardians hari ini.

...

Tapi beneran, ini keren. Ya, aku tahu kalau aku ketinggalan jaman banget baru nonton sekarang, tapi mau gimana lagi? Rencana buat nonton di bioskop kebanyakan selalu gagal. Catat G-A-G-A-L kalau aku yang ngusulin. Entah karena lagi enggak mujur, atau karena semuanya abu-abu kalau aku yang jadi panitia nonton bioskop.

Oke. Kembali ke Rise of Guardians.

Aku jatuh cinta banget sama karakter Jack Frost disini. Walaupun, sih kebanyakan karakter Jack Frost di fairytale barat itu rada creepy gimana gitu, tapi Dream Works berhasil banget bikin imejnya 180 derajat berbeda. Jadi seorang teenager ganteng yang have fun, dan punya sisi guardian dalam dirinya.

Grr.. Ditambah lagi yang ngisi suara itu bikin ngeh. Suaranya nggak terlalu berat, tapi keliatan dewasa. Walaupun sebenernya, digambar animasinya sendiri lebih kayak teenager. Tapi oke, lah. Suaranya cukup ngangenin.

Diambil dari satu ide yang sederhana: kepercayaan. Dimana Santa Claus (nama kerennya North), tooth fairy, sand man (penyebar mimpi indah), serta kelinci paskah itu ada karena kepercayaan anak-anak kecil. Mereka bertugas seperti yang semestinya, lalu menjaga kebahagiaan anak dengan tugas mereka itu. Santa dengan tugas membagikan kado saat natal, tooth fairy yang mengambil gigi di bawah bantal, sand man dengan mimpi indahnya, serta kelinci paskah dengan telurnya.

Mereka berempat disebut the Guardians. Penjaga. Dalam hal ini, penjaga kepercayaan serta kebahagiaan anak-anak. Mereka dipilih oleh seorang yang mereka sebut sebagai man on the moon (or man in the moon? Something like that.)

Mereka punya sebuah globe ekstra besar untuk memonitor kepercayaan anak-anak pada mereka. Tiba-tiba, sesosok bayangan muncul menyelimuti globe itu, dan para guardians sadar bahwa lawan mereka mulai bangkit.

Jack Frost sendiri sebenarnya dianggap sebagai ungkapan. Itu sebabnya dia tidak terlihat di mata anak-anak. Tapi Jack Frost selalu menemukan cara untuk berinteraksi dan membuat anak-anak senang saat musim salju. Ciri khasnya tetep, lapisan salju yang nempel di kaca jendela.

Tak disangka, Jack Frost yang cenderung bebas dan nakal di mata para guardian itu, akhirnya akan bergabung menjadi salah satu diantara mereka.

Ups. Udah. Nggak mau cerita lebih banyak lagi.

Mau tahu lebih banyak? Tonton aja DVD nya sendiri. Dijamin bakal larut setengah mati. Dengan efek visual yang keren dari Dream Works, kamu pasti bakal masuk dalam dunianya Jack Frost.

For me, ini film 4 dari 5 bintang yang ada. Apa kamu setuju?

Yang paling aku ingat adalah, ketika di scene terakhir Jack Frost bilang, “If the moon talks to you, you’ve got to believe it.” Sambil ngelempar snowflakes dari tangannya yang biasanya bikin ceria.

Ah.. Jack Frost. Sayang sekali kamu cuma gambaran animasi semata. Aku beneran pengen snowflakes nya.

Btw.. Apa cuma aku yang jatuh cinta sama Jack Frost versi Dream Works ini? Ganteng.. :3 Bisa aja, deh Dream Works ini bikin magnet utamanya..


Tidak ada komentar:

Posting Komentar